2.05.2010
Biar Motor Vega Kita tetep yahud di rpm tinggi
Supaya mahluk luar angkasa lain nggak marah, masalah itu bisa diperbaiki. Tidak perlu penggantian komponen. Modal ngebongkar pun pakai tool-kit standar bawaan Vega. ?Trik ini sering dipakai anak muda yang punya Vega. Jangan takut bensin boros,? saran Ramdhani, kepala mekanik Yamaha Center (YC), Jakarta.
Coba pangkas pipa di boks filter udara sebagai pengarah udara ke karburator. Sebab, ?Pipa itu terlalu tinggi. Pasokan udara ke karbu terhalang. Makanya campuran udaranya kurang homogen dengan bensin,? beber Arifin, mekanik YC.
Akh, kebanyakan teori. Mendingan langsung kerja. Iye, tapi siapkan dulu tool-kit standar. Ambil obeng plus buat buka cover. Jangan lupa, urutan bukan covernya, agar mudah memasangnya kembali.
Terus buka boks filter dengan obeng kembang
Nah, di situ ada pipa boks penyaring udara dari karet. Bisa langsung dipotong. Tapi lepas dulu dari klem karburator. Dipapasnya pakai cutter atau pisau tumpul
Potong aja 2 cm diukur dari bibir atas pipa. Jangan khawatir, ini sudah dites lho,? promosi Arifin yang bermarkas di bilangan Matraman, Jakarta Timur.
Selesai pemangkasan pipa, tinggal melakukan tahap kedua. Pindahkan posisi klip jarum skep pada ulir ke-4. Jadinya, bahan bakar ngocor lebih banyak dibanding posisi standar. Ini mengimbangi pasokan udara akibat pemotongan pipa.
Oce deh, bongkar karbu. Paling enak lepas dulu slang bensin. Lepas juga baut pengikat intake-manifold dengan obeng kembang. Trus kebut kepala karburator dengan obeng plus
Lanjut, copot jarum skep. Pindahkan posisi klip
Selesai deh. Pasang lagi dengan urutan yang benar. Tinggal setel udara. Caranya, tinggikan putaran mesin sekitar 4.000 rpm. Putar mentok ke kanan sekrup udara. Lalu, putar lagi ke kiri. Patokannya 1,5 putaran dan cari lewat rpm setelan pas. Berhenti pas rpm naik dengan tajam dan berakhir dengan rata atau langsam. Read More..
KEMAMPUAN VEGA YG TERKUBUR
ane mo coba share ah tentang meningkatkan tenaga mesin vega yang pernah ane praktekin di vega untuk meningkatkan tenaganya adalah cuma merubah beberapa aja ane cuma main di karbu dan gear....
gear belakang ane pake yang ukuran 33 dan gear depan ane pake ukuran 15
trus spuyer ane ganti juga... pilot jet pake 17.5 dan main jet pake ukuran 100 knalpot juga diganti...pake yang bikinanhasilnya tuh motor ngacir sampe 115... itupun gas belum pol, masih ada sisa seperempat untuk di tarik lagi...
cuma ane ga berani narik lagi motor udah rada goyang... karna karet stang ane udah aus dan ada beban dibelakang... motor ane pake box
kalo setingan karbunya bener... ga akan keluar tembakan dari knalpot, tapi....
ada tapinya juga bro Fajar... bensin motor ane boros abis.... hehehe
isi bensin ane bisa 2 hari sekali saking borosnya
sekarang seh udah ane balikin lagi ke semi standar
pilot jet 17.5 main jet 95, gear belakang 35 gear depan 15 knalpot masih tetep bikinan (lagi males ganti)... lumayan lah
kaga nahan borosnya
ane juga ada nyang ngasih tau... kalo motor mo kenceng, di akalin noken as nya juga... tapi ane belum coba
sayang kalo noken as asli di apa-apain... kalo beli mahal hehehe
salam
TedyTea
POS-DEPT, AIAI [AIAI.POS-DEPT@AIG.com]
"PulangDimarahin Nggak Pulang Dicariin
30-August-2006 10:42:45
tukangojek
Bisa Jar, konsep dasarnya adalah membuka klep lebih lama sebelum masuk di titik mati bawah. Kalau gw lihat, di spesifikasi mesin standar, sudut klep itu menutup sangat besar, artinya terlalu sedikit bahan bakar yang disetel masuk ke ruang bakar.
Ada yang bawa buku manual nggak? Kalau ada coba share, mudah-mudahan gw masih ingat dan jelasin konsepnya. Intinya, klep masuk harus menutup persis sebelum titik mati bawah dan sebelum proses pemampatan bahan bakar.
Klep buang harus menutup sebelum persis beberapa saat setelah klep inlet menutup untuk memulai proses pemampatan.
Trik ini dilakukan dengan memperbesar setting kerenggangan klep. Umumnya, motor standar disetting pada 0.8 mm, jika ditarik sampai maksimal atau hingga di atas 1.0 (kalau tidak salah, klep buka itu hingga 1.15 di buku manual).
Dan klep buang harus di atur sedemikian rupa sehingga pada saat klep inlet/hisap membuka, klep buang masih membuka sebentar hingga semua gas buang tersisa bisa terdorong hingga ke knalpot, lalu klep buang baru menutup.
Jadi ada waktu sepersekian detik klep inlet dan outlet membuka secara bersamaan. Kalau nggak salah, di setting mesin standar, ada kira-kira 30 derajat kedua klep tersebut membuka bersamaan.
Dengan demikian, setting karbu hanya berfungsi untuk memperbesar aliran bahan bakar, dan jumlah bahan bakar yang masuk diatur melalui klep.
Ini nanti bisa diperbaiki lagi performannya dengan mengatur knalpot ganti free flow dan ganti sproket. Tanpa pengaturan pilot pun bisa dilakukan. Karena, sebenarnya pilot jika diganti 17.5 sekalipun, busi itu akan basah meskipun kita pakai busi racing sekalipun.
Oleh karena itu, jumlah bahan bakar dengan pilot/main jet standar bisa menaikkan performanya.
Yang agak sulit adalah menghitung sudutnya. Maksud gw, jika klep diatur pada titik 1.1 mm, sebenarnya buka tutupnya itu ada sudut berapa.
Selain itu, ada teknik pengukuran yang agak sulit dijelaskan di mailing list ini tanpa gambar. Titik mati atas itu sudutnya dihitung pada titik 0 derajat di saat piston berada di titik paling atas.
Kebalikannya, titik 0 derajat untuk titikmati bawah dihitung pada saat piston berada di titik terjauh dari busi. Secara teknis, jika kita menaikkan sudut menutup klep inlet, mendekati titik mati bawah, maka jumlah bahan bakar akan maksimal di ruang bakar. Hal ini yang menyebabkan motor memiliki daya maksimal.
Ngerti nggak maksud gw?
===============
penulis Adi Nugroho [adi.nugroho@totan-global.com]
"PulangDimarahin Nggak Pulang Dicariin
30-August-2006 10:50:01
tukangojek
widih...serem banget motor dah bisa sampe 130.....
ane baru tau cara seperti itu bro Fajar... malah mau ganti noken as aja masih ragu2
berarti pilot jet dan main jetnya bener2 standarnya vega ya....
waduh elmu ane belum ampe situ... nah... bro Ernest biasanya tau neh... ato yang laennya ada ide? Read More..
STROKE
oleh karena itu, mohon dimengerti terlebih dahulu, dan serahkan kepada yang memang ahlinya, sebelum memutuskan untuk melakukannya....
Bikin lari motor makin ngibrit, bisa ditempuh lewat bore up! Begitunya, kapasitas mesin jadi lebih besar. Dan daya alias power pun makin bertambah! Tapi, kalau diameter crankcase sudah tak memungkinkan buat pakai piston lebih besar, satu jalan lagi bisa ditempuh! Yaitu, naikin stroke alias langkah piston alias stroke-up.
Naik stroke bisa ditempuh lewat berbagai macam cara. Mulai dari ganti kruk-as aftermarket hingga pakai pen stroke segala,” bilang Cokky, owner JP Racing di Jl. Cendrawasih, Kp. Sawah, Ciputat, Tangerang.
Nah, yang disebut tadi pastinya ada kelebihan di setiap cara yang ditawarkan. Artinya, metode kruk-as dan pen stroke bisa diandalkan. Tapi sebelum pilih salah satu dari dua cara ini, pastikan dulu mau yang mana! Pastinya, sesuaikan dengan spek dan kebutuhan!
Pilih mana?
KRUK-AS LEBIH JAUH
Menurut Cokky lagi, lagi dan lagi, metode kruk-as diaplikasi buat yang ingin menaikan power dan torsi secara ekstrem. Itu karena pakai kruk-as, langkah atau kenaikan kruk-as bisa lebih ekstrem juga.
“Pakai metode kruk-as aftermarket, stroke bisa naik hingga berbagai ukuran. Tapi yang jelas, lebih dari 10 mm setelah dikalikan dua,” bilang pria yang menerapkan hal ini di Yamaha Mio spek drag miliknya.
Yup! Yang sekarang ada di pasaran, kruk-as yang menawarkan naik stroke mulai dari 10 mm hingga 17 mm. Tapi sayangnya, kruk-as ini baru tersedia buat Yamaha Mio doang lho. Lanjut lagi!
Penasarankan kenapa pakai kruk-as bisa lebih panjang dan ekstrem? Itu karena pen kruk-as bawah atau beken disebut big end, biasanya memakai ukuran lebih kecil. Begitunya, posisi pen bisa digeser lebih jauh ketimbang pakai pen biasa.
Malah naik stroke bisa lebih ekstrem lagi ketika memakai setang piston milik Suzuki TS. Karena big end lebih kecil, maka stroke bisa lebih digeser lagi. “Ya, bisa dari 20 mm hingga 35 mm,” ungkap Cokky lagi, eh lagi.
“Tapi nggak semata kruk-as ini selalu punya kelebihan,” jujur Cokky yang juga menjual produk ini. Karena big end lebih kecil, pastinya ada kemungkinan kruk-as mudah melintir. Ya, selama perlakuannya salah. Misal, dari cara geber mesin yang tidak sesuai karakter.
Maka itu Cokky malah menyarankan untuk metode ganti kruk-as ini, baiknya digunakan untuk kepentingan racing. Misal, buat balap. Begitunya, penggunaan harian cukup merujuk ke aplikasi pen stroke. Karena kruk-as ini sendiri punya harga lumayan mahal lho. Ya, mulai dari Rp 2–4 juta. Tapi buat dongkrak power yang ekstrem, ya bisa diandalkan dong!
BISA BUAT KOHAR
Buat yang masih tetap pakai besutan untuk harian, langkah ini bisa ditempuh! Ya, pakai metode pen stroke untuk menaikan langkah. Misal, di Yamaha Mio. Pen yang diaplikasi bisa mulai dari ukuran 2–5 mm.
Begitunya, kemampuan motor pun bisa ditingkatkan sesuai kehendak sendiri. Yang jelas, makin panjang stroke, makin naik besar kapasitas mesin. Enaknya lagi pakai pen piston, gak perlu khawatir kruk-as melintir.
“Malah semua konsumen saya banyak yang aplikasi pen stroke 5 mm. Dan, penggunaannya pun dipakai buat harian, balap sampai turing,” kata Cecep dari Cep’s Motor di Jl. Jamika, No. 134, Kopo, Bandung, Jawa Barat.
Menurut Cokky lagi, Itu karena pen stroke tidak merubah diameter big end. Artinya, diameter pen yang digunakan tetap aplikasi ukuran standar pen terdahulu. Selain panjang enggak ekstrem, kekuatan big end menopang setang piston juga masih dalam taraf wajar.
Bicara harga nih, pen piston ini dijual jauh lebih murah ketimbang kruk-as aftermarket. Ya, di pasaran dijual mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 350 ribuan. Langkah aplikasi pen piston sama dengan adopsi kruk-as aftermarket. Ya, butuh pembesaran di mulut atau bibir crankcase tempat blok silinder bernaung.
Tapi agar lebih kuat lagi, big end biasanya dilas lagi. Dengan begitu, kekuatannya pun makin tak perlu diragukan lagi! “Tapi kalau saya, enggak perlu dilas lagi. Yang penting setelah pasang pen, kruk-as dibalance lagi,” kata Cecep.
Maksudnya dibalance ini, agar ketika kruk-as memutar tetap sesuai porsi. Begitunya, power dan torsi tetap tersalur sempurna ke ruang bakar. Begitu juga dengan pengapian yang ada. Oleh Cecep, timing pengapian pun dibuat lebih maju lagi.
Read More..
1.06.2010
Honda BeAT 2008 (DEPOK)
Honda vario 2009(jakarta)
Honda karisma 2003(jakarta)
Blogger bukan Hacker
Awal mula blog adalah web log, tulisan serupa jurnal / buku harian yang ditampilkan di web. Ciri khasnya adalah tulisan tersusun secara kronologis, dengan tulisan terbaru ada pada bagian paling awal / atas. Pada perkembangan selanjutnya web log disebut sebagai blog, dan mulai ditambahkan berbagai fasilitas seperti pengunjung bisa meninggalkan komentar, ada sindikasi dengan menggunakan RSS feed, dan seterusnya.
Blogger adalah sebutan bagi orang yang menulis di blog tersebut. Ada yang menulisnya dengan dobel g, blogger, ada juga yang menulisnya dengan hanya satu g, bloger. Keduanya punya arti yang sama. Syarat seseorang bisa menjadi blogger hanya satu: bisa menulis! Soal teknologi untuk blogging, ada berbagai banyak pilihan di internet, dan banyak layanan yang menyediakan tempat menulis blog secara gratis, seperti wordpress dan blogspot.
Ada pakar “telematika” yang mengira blogger itu punya kemampuan teknis yang lebih, dan bahkan menyamakan blogger dengan hacker. Ini tentu saja hanya menunjukkan betapa tidak pantasnya orang tersebut disebut sebagai pakar, karena kemampuan utama blogger itu hanyalah menulis. Nah, dalam komunitas blogger yang semuanya adalah penulis, ada beberapa yang memang punya kemampuan teknis lebih, ada beberapa yang lebih suka menulis karya seni, ada beberapa yang suka menulis dengan gaya jurnalis, dan seterusnya; tapi adalah salah besar menganggap blogger itu punya kemampuan teknis di atas rata-rata. Jadi makin lebih memalukan lagi ketika pakar yang sama mengatakan blogger seharusnya bertindak bersama-sama mencegah para “hacker” melakukan perusakan situs.
Singkatnya, blogger adalah manusia biasa, dengan kemampuan rata-rata, dengan satu pembeda: suka menulis. Jangan percaya perkataan bahwa blogger itu jagoan soal teknis, blogger itu hacker, itu hanya menunjukkan orang tersebut sebenarnya tidak tahu apa itu blogger.