2.05.2010

MODIFIKASI MESIN 2 TAK – BASIC –

Basic 2 stroke Tuning


Merubah tenaga dari mesin 2 tak sesungguhnya sangat simple ketika kamu mengetahui teknik dasar mesin 2 tak. Kebanyakan kesalahan adalah memilih kombinasi yang kurang pas dari komponen mesin sehingga mesin justru berlari lebih parah dari standardnya, pernah mengalami? Karena memodifikasi mesin 2 tak memerlukan tidak hanya budget yang besar dalam pendanaan melainkan juga strategi modifikasi. Seperti kutipan graham bell pada halaman pertama buku TWO-STROKE PERFORMANCE TUNING karangannya, modifikasi dan pengerjaan yang terlalu berlebihan ( bore up , porting terlalu lebar / tinggi ) bisa jadi justru menyakitkan karena hasil yang jauh dari harapan. Namun pengerjaan sederhana, berhati-hati, dan menunda untuk modifikasi extreme belakangan bisa jadi adalah kunci kinerja mesin 2 tak.
SIKLUS MESIN 2 TAK

SIKLUS MESIN 2 TAK

PRINSIP KERJA 2 TAK

Meski mesin 2 tak terlihat lebih simple dari mesin 4 tak, dengan komponen yang sangat sedikit, hanya piston didalam silinder, namun sesungguhnya mesin 2 tak sangat komplex dalam kalkulasi : utamanya memanfaatkan dinamika gerak gas dalam mesin untuk menghasilkan tenaga. Ada fase-fase berbeda yang sangat berpengaruh didalam crankcase maupun didalam blok cylinder pada waktu bersamaan, sehingga mesin 2 tak mampu bekerja lebih efisien (hanya cukup 360 derajat putaran kruk as, dibanding 720 derajat putaran kruk as oleh mesin 4 tak) inilah yang menyebabkan ledakan tenaga mesin 2 tak terasa menyengat dibanding 4 tak. Rahasia tenaga mesin 2 tak adalah pengaturan kompresi primer dan sekunder didalam mesin.

Inilah mengapa seringkali kita menyarankan pada rat rider kalau ingin mengirim mesin untuk dikerjakan sebaiknya seluruh mesin atau motornya dipaketkan sekalian, karena tidak cukup hanya modifikasi blok atau head saja. Mari kita amati cara kerja mesin 2 tak dalam sisi dinamika gas :

1) Awal mula piston berada pada titik mati atas (TMA , nol derajat kruk as) bunga api mulai meletik dan gas dalam ruang bakar menyebar dan mendorong piston turun sebagai awal langkah usaha. Gaya dorong piston ini menekan gas ke dalam crankcase hingga menyebabkan petal terbuka. Kompresi pada kruk as tersebut penting untuk menimbulkan kekuatan hisap pada reed valve, apalagi dibantu membran seperti v-Force dengan banyak katub buluh sehingga meski kompresi rendah campuran gas segar sudah dapat dengan mudah masuk. Pada sudut 90 derajat kruk as, dan piston berada dalam akselerasi negatif maksimum, porting exhaust terbuka sebagai tanda berakhirnya langkah usaha. Gas panas akan terbuang dengan sendirinya keluar ke knalpot. Kompresi pada kruk as mulai melemah saat porting transfer mulai terbuka. Tekanan dalam silinder harus diturunkan lebih rendah dari tekanan pada crankcase dengan tujuan agar gas yang tidak terbakar dapat keluar dari transfer ports selama masa pembilasan.

2) Transfer port terbuka sekitar 120 derajat sebelum titik mati bawah (TMB). Pembilasan dimulai. Artinya gas segar keluar dari porting transfer dan menyatu untuk membentuk sebuah siklus. Gas akan bergerak ke atas menuju belakang silinder dan berputar terus membilas sisa gas pembakaran dari proses power stroke. Penting bahwa sisa gas pembakaran harus dibuang sempurna, untuk membuka ruangan bagi campuran udara segar ke dalam ruang bakar. Itu adalah kunci membuat tenaga besar pada mesin dua tak. Semakin banyak gas segar yang mampu di kompresi pada kubah pembakaran = semakin besar tenaga tercipta!

Sekarang gas segar juga turut terbuang hingga bagian header pada knalpot. Tapi gas segar ini tidak akan lolos begitu saja karena gelombang tekanan kompresi mempunyai pantulan dari desain ujung pipa knalpot yang baik, untuk membawa paket gas segar kembali ke dalam silinder sebelum piston menutup seluruh lubang porting. Inilah keunikan dari efek SUPER CHARGE pada mesin 2 tak. Dari sini terlihat betapa pentingnya desain knalpot 2 tak, perhitungan matang untuk mengurangi trial n error sangat dibutuhkan. Keunggulan utama dari mesin 2 tak adalah bahwa mereka mampu membakar lebih banyak udara/bahan-bakar dibandingkan kapasitas mesin yang terhitung melalui kalkulasi. Sebuah contoh : Mesin 4 tak 125 cc sesungguhnya mungkin hanya mampu membakar 110 cc campuran udara/bahan-bakar dalam silinder, dengan efisiensi pabrikan 88 % (kemungkinan lebih rendah dari itu) sedangkan mesin 2 tak 125 cc standard kemungkinan bisa membakar 180cc campuran udara-bahan bakar didalam silinder. Mampu melihat bedanya? Bisa membuat gambaran bagaimana merancang mesin 4 tak agar mampu melawan mesin motor 2 tak?

porting 2 tak

porting 2 tak

3) Kini kruk as telah berputah melewati titik mati bawah (180 derajat) dan piston memulai langkah upstroke. Gelombang kompresi yang memantul dari pipa knalpot membawa gas segar kembali melewati exhaust port (kini juga berfungsi menjadi inlet port bukan?) seiring piston menutup seluruh porting maka kompresi dimulai. Di dalam kruk as, tekanan menjadi lebih rendah dari tekanan atmosfer, menimbulkan kevakuman dan hisapan ini akan mebuka katub buluh dan memasukkan gas segar ke dalam crankcase.

4) Gas yang tidak terbakar akan tertekan dan beberapa saat sebelum piston meraih TMA, sistem pengapian akan meletikkan bunga api dan memulai proses pengapian. Dan siklus akan terus berulang.

Pelajari bagaimana proses dasar mesin 2 tak bekerja. Kapan porting mulai terbuka dan tertutup dalam durasi derajat kruk as, niscaya modifikasi kita akan berada pada jalan yang tepat.

PORTING

Porting dalam silinder didesain oleh para insinyur untuk menciptakan tenaga dalam rentang RPM tertentu sehingga menghasilkan karakter mesin tersendiri. Mengurangi metal dalam porting (exhaust dan transfer) berarti merubah durasi, luasan area, volume, serta sudut porting dengan tujuan untuk menentukan rentang tenaga sesuai kondisi trak dan karakter pengemudi. Sebagai contoh, mengendarai RM250 pada pegunungan berbatu perlu penyetelan agar tenaga lebih berisi pada putaran bawah – menengah karena mendaki lembah dan kelembaban udara pegunungan. Bagaimana kita mampu memodifikasi sebuah mesin? Sebelumnya kita harus mendapat sebanyak mungkin data dan informasi tentang karakteristik mesin standard pabrikannya. Kalkulasi ini penting ketika menyangkut PORTING – LUASAN AREA – DURASI. Ukuran area porting dan durasi berhubungan dengan kapasitas mesin dan RPM (mirip durasi noken as bukan?) Kemudahan kita memahami mesin 4 tak akan membawa kita pada pemahaman lebih dalam pada dinamika mesin 2 tak. Mudah untuk membuat 2 tak kencang, lebih mudah membuat mesin 2 tak lambat. Dan perlu kalkulasi mendalam untuk menciptakan mesin 2 tak yang Sangat Kencang!.

CYLINDER HEAD

Cylinder heads bisa dibentuk ulang untuk menciptakan karakter mesin. Head dengan diameter kecil dan ruang bakar yang dalam, serta squish lebar ( 60% dari area boring ) Dikombinasi dengan rasio kompresi 9 : 1 akan sangat pas dengan karakter mesin motorcross. Serta beberapa kombinasi lain akan memunculkan karakter mesi yang berbeda. Squish lebar dengan kompresi tinggi akan menciptakan turbulensi gas dalam ruang bakar. Diukur dalam satuan Maximum Squish Velocity, dalam satuan meter per detil. Supercross engine harus memiliki MSV sekitar 28 m/s. Perlu software khusus untuk menghitung MSV. Dalam buku graham bell, ada patokan tersendiri untuk menentukan karakter mesin (power band – RPM range).

CARBURETOR

Karburator pada mesin 2 tak adalah nyawa setelah modifikasi porting dan pengaturan kompresi. Karena durasi porting akan mempengaruhi puncak RPM mesin maka venturi karburator yang pas harus dilakukan dengan hati-hati. Secara umum, karburator kecil memiliki velocity tinggi dan cocok untuk karakter mesin yang mengandalkan torsi , dan tenaga pada RPM menengah. Untuk mesin 2 tak 125 cc, karburator dengan venturi 34mm akan cocok untuk berlomba pada supercross yang membutuhkan tautan-tautan torsi menuju power sangat cepat. Karburator 36 mm akan bekerja untuk yang membutuhkan speed.

REED VALVE

Membran! Sudah kami bahas panjang lebar tentang pentingnya klep pada motor 2 tak ini. Berpikirlah membran ini seperti klep pada mesin 4 tak. Semakin besar klep dengan luasan area yang lebar akan sangat bermanfaat untuk diperas tenaganya pada putaran mesin tinggi. Membran dengan lidah berjumlah 6 atau lebih akan menjadi pemimpin di lomba, disaat mesin dengan katub buluh berjumlah 2 atau 4 kehabisan nafas.

Ada 3 faktor penentu dalam pemilihan mebran : Sudut petal, Material petal, Ketipisan katub buluh. Rahasia tingkat tinggi ala mekanik internasional akan mudah kamu dapatkan pada membran buatan v-force, kala kita sudah kehabisan akal memodifikasi membran standard dengan main ganjal dan porting rumah membran. Material petal dari karbon kevlar yang sangat ringan akan membantu akselrasi hingga mensuplai di putaran tinggi. Pastikan mesin anda disokong perangkat isitimewa ini sebelum berlomba. Kekalahan akan terasa menyakitkan jika kita tidak mempersiapkan mesin pacuan kita dengan sempurna.

PIPA KNALPOT

Gelombang energi akan banyak dipasok dari hitungan dan desain knalpot yang tepat! Diameter, panjang, terutama 5 bagian utama dari pipa knalpot 2 tak akan menjadi daerah rawan untuk menciptakan tenaga pada RPM tertentu. Area itu adalah : Header, Difuser, Dwell, Baffle, dan Stinger. Secara umum, knalpot yang baik harus mampu menaikkan tenaga pada rpm lebih tinggi. Pastikan keseuaian silinder mesin dengan knalpot serta RPM yang akan sering dipakai sebelum memesan sebuah knalpot.

Exhaust tuning

Exhaust tuning

TIPS UNTUK BORE UP CYLINDER

Ketika kamu merubah kapasitas dalam silinder mesin, ada banyak faktor yang harus diperhatikan. Seperti : porting, rasio kompresi, jetting karburator, silencer dan timing pengapian. Ukuran dan durasi porting exhaust dan intake terbuka, berbanding dengan kapasitas mesin dan RPM. Ketika dinding liner digerus untuk memasukkan piston yang lebih besar, sadarkah bahwa transfer port akan berubah sudut, dan porting exhaust akan mengecil? Dan ketika kamu langsung saja melakukan hal ini, maka torsi pada RPM rendah akan melimpah, dan tenaga diputaran atas melemah.

Merubah sudut ruang bakar harus dilakuakan , serta rasio kubah dengan squish harus diatur ulang menyesuaikan diameter piston yang baru. Piston lebih besar berarti turbulensi lebih keras, sehingga squish harus dipersempit. Volume kubah ruang bakar harus diatur menyesuaikan kapasitas mesin yang baru. Atau mesin hanya akan terasa ’berhenti’ di putaran tinggi, berlari datar begitu saja. Bahkan lebih buruk akan timbul detonasi.

Read More..

Korek Harian Yamaha Mio

Blok Bore Up Mio

Bore Up Mio

Alhamdulillah,

Wanita memang ngga mau ketinggalan, dan pabrikan yamaha motor Indonesia sudah mengantisipasinya. Dengan menurunkan tunggangan bernama MIOBI, Halah… kok malah nyerempet2 kesitu… Nganu, maksud saya motor yamaha Mio memang diluncurkan untuk menanggapi era modernisasi, dan bagi orang-orang yang modis, dinamis dan mobilitas tinggi tapi anti repot. Dengan slogan yang sering dibanggakan pemakainya ” HARI GENEEE MASIH OPER GIGI?!” menyentil keras pengguna motor-motor “kuno” di jalanan. Tapi pengguna motor bebek pun bisa dengan mudah mencela pemakai motor matic, apalagi yang sudah kena korek harian didalam mesinnya oleh RAT Motorsport, ehm.. ehm.. Beettzzz langsung diangkat-angkat, wheelie di gigi 1 , masuk 2 , njemping, masuk 3 nyentak! bujubuneg… Kesetanan saking tidak mau dihina.

Penyemplak matic satu ini pun tak mau kalah, maka dibawalah Yamaha Mio ke Graha Dukun Motor RAT SPEED untuk di carikan ajimat sakti buat motornya

pasien : “mbah, niki spedah kulo wegah mlayu pripun nggih penake…?” (mbah, ini motor saya tidak mau lari gimana solusinya? -red)

si-mbah : “uhuk… uhuk.. nek spedahmu iso ngadeg banjur trus mlayu opo ora medeni uwong2?” (kalau motormu bisa berdiri terus berlari apa orang-orang tidak pada takut semua?” -red)

pasien : GUBRAKK!!! “maksud kulo, i want my mio can run fast like a comet!”

si-mbah : MLONGO -ngomong opo bocah kui-

terpaksa kita potong pembicaraan antara si-Mbah dan pasien karena percakapannya bakal lama, gak nyambung-nyambung… hehehhe. “Dana tidak masalah, yang penting motor ngibrit mbah., ” begitu pesannya. “Kalau mau ngabuburit nanti agak sorean saja…” jawab si mbah ngga nyambung lagi. Pusing-pusing wis pokoknya motor ditinggal, sang pasien menyerahkan, kunci kontak, stnk, dan segepok uang tunai untuk memberi suntikan tenaga baru pada motor matic kecintaannya. Si mbah yang melihat duit langsung kembali perkasa layaknya waktu muda, “Allrite beibeh, im gonna pimp your ride” jawab si mbah semangat. Oalah, wong gendeng!

Setelah sang empu pergi, si mbah pun baru sadar, namanya dukun, dikasih duit banyak malah ngelu (pusing- red) diapakno iki…

Distarterlah vespa si Mbah untuk pergi ke Mall, belanja-belanja, shoping je.. Tapi yang ini Mall untuk motor, belanja part racing dan performa untuk Yamaha Mio. Barang-barang import dari Thailand semua diborong.. Baru kali ini simbah berlagak jadi borju, hehehe… tunjuk sana-tunjuk sini. Biasanya cuma bisa ngiler kalau di etalase speed shop :)

Mesin dibongkar, kerja utama adalah memperbaiki torsi mesin. Karena motor matic bekerja utamanya memanfaatkan daya sentrifugal , maka untuk menciptakan lontaran yang kuat pada kruk as, perlu disokong oleh piston besar dan kompresi padat. Tidak tanggung-tanggung, piston honda CS-1 yang baru di launching oleh Honda langsung dibenamkan di dalam silinder blok Mio. Kapasitas sekarang melonjak drastis jadi diatas 150 centimeter cubic. Dengan kontur piston agak jenong dijamin mampu melesakkan bahan bakar berdentum di ruang bakar. Ditambah lagi papasan pada pantat blok sebanyak 1.5 mm. Ngeri…

Porting Head by RAT :: PASTI PAS!

Porting Head by RAT :: PASTI PAS!

Pasokan udara/bahan-bakar perlu ditambah untuk mensuplai kapasitas baru di dalam silinder, oleh karenanya lubang pemasukan- dan pembuangan di head cylinder tak luput oleh pisau tuner digital terbaru milik mbah RAT. Dihitung melalui RPM yang dimau, dikalikan panjang langkah, dibagi konstanta, dikalikan kuadran diameter porting berbanding diameter piston maka ditemukan puncak tenaga yang pas di 7.500 RPM. Torsi puncak di kisaran 5.000 RPM. Tapi oleh pir cvt pada putaran 1.500 RPM tenaga mesin sudah dibuka sepenuhnya.

1.500 RPM out perform

Tak ubahnya noken as, perangkat pengatur buka-tutup katub ini kena modifikasi di bagian pantat noken as digrinding antara durasi 0.15mm sebanyak o.72mm inlet dan 0.55mm outlet. Profil noken as yang lebih tinggi pada bubungan masuk memang disengaja untuk mengail tenaga pada bottom to mid power band, bagaikan karakter motorcross. Karena mio memang tidak bermain hingga belasan ribu RPM.

Grinding cam mio

Grinding cam mio

Suplai bahan bakar diserahkan oleh KEIHIN PE 28mm yang sudah direamer habis untuk menghisap lebih banyak udara dan mensalurkan lebih banyak kabut bahan-bakar kedalam silinder. Karburator PE28 ini direamer bulat utuh di bagian belakang untuk meredam agar tidak mudah wheelie saat pertama kali motor dijalankan.Venturi yang diperbesar dimaksudkan untuk memberi nafas extra pada motor matic ini agar putaran atas terus berisi, untuk mengimbangi karakter cam yang mengumbar akselerasi. CDI untuk membuka putaran mesin dipercayakan buatan dari om Tomy Huang.

PE 28 mm full reamer

PE 28 mm full reamer

Untuk mengimbangi torsi liar yang kini dihasilkan, masih perlu bantuan penyalur daya dari KAWAHARA didaulat untuk mengatur perbandingan tenaga dari mesin ke Roda. Jadi untuk akselerasi awal motor tidak terlalu wheelie dan sampai boss berkata, “ini baru namanya MODIFIKASI!”. Mantab!

Final Gir Kawahara

Final Gir Kawahara

Tetap Sehat- Tetap Semangat Biar Bisa Modifikasi Mesin Tiap Hari!

Read More..

TUNING YAMAHA JUPITER Z DRAG 115 CC

Alhamdulillah… ada bos dari Kupang nih yang bergabung dengan kita :) Datang dengan sebongkah harapan dan cita-cita hehehhe opo ae :)

Dia berkeinginan untuk turun kejuaraan resmi drag race, bukan liar, nah… setuju saya ini!! kalau dalam istilah bahasa inggrisnya : Manteb Rek! wkwkwk… Tapi… dilihat-lihat body mu kok gede mas, walahhh… diatas 60kg ternyata. Lha lawannya nanti lho cuma dibawah 40 kg T_T , menangis… ke depan butuh pembalap yang lebih sip nih.

Lanjut ke masalah budget? Mr. R bilang budget bukan masalah. W.O.W alias WOW, Hiii… jan pede tenan bocah siji kuwi. Terus saya ajukan proposal modifikasi, do’i setuju. Dia nyanggupin buat beli magnet racing YZ, kalau ngga ya beli pengapian racing full set punya Daytona seharga 5jt an itu… Stress. Tapi mboh kapan… T_T sudah gak sabar nih pengen liat, omongannya beneran apa ngga… udah keburu mimpi basah megang magnet racing -lebay- :D

Karena dia lebih suka balapannya daripada menikmati proses bikin mesin kencang, maka kami langsung tancap gas menuju rumah guru kami, om Sofyan tuner tim drag DDS SPEED, yang pernah membawa Yoga naik podium dengna motor Vega. Orangnya sangat low profile, ramah banget dan terbuka, meski sudah pernah bikin motor juara drag, kita sebagai murid harus semangat belajar… belajar… belajar… trus ngalahin gurunya suatu saat hehehehhe :) akhirnya kita diberi ilmu-ilmu dan virus-virus ke otak kami untuk mengutak-atik mesin… Rasio kompresi kudu dipatok 13.5 : 1 aja jangan tinggi-tinggi. Ukuran deck clearance sekian, bentuk piston sekian, porting segini, CDI nanti pakai ini, potong rangka dan memajukan arm roda, merubah posisi suspensi belakang akan mengurangi waktu sekian second, rotor magnet sisakan rotornya saja, magnetnya cabut. Langsung catet-catet kaya wartawan, bahkan ilmu 2 tak juga dikasih tambahan dan masukan, F1ZR 116cc standard aja bisa tembus 8 detikan untuk 201meter!!! Yawes pak guru, kita pamit nanti lama-lama gak enak, sawangane… Kopi ama rokok juga udah habis hehehe…

Pertama yang ditentukan adalah adalah kapasitas mesin 115 cc, dimasukkan ke rumus 115 = 0.785 x 5.4 x D^2 , maka didapat ukuran piston yang pas adalah 52mm. Maka kita hunting piston FIM BRT ukuran 52mm untuk menghajar ruang bakar dengan kompresi tinggi. Desain kubah ruang bakar kita modifikasi dengan konfigurasi klep Daytona Racing 27/23 dengan jarak 3.5mm, kalau dihitung-hitung itu sudah melebihi patokan kami biasanya, dengan klep inlet 27 piston 52 maka rasionya 52%, lumayan lah… Porting inlet kita desain bergeser, tapi gak perlulah dibikin yang kaya dimajalah-majalah itu, bikin badan sakit, pikiran pusing, habis duit banyak, head cylinder jadi jelek dilihatnya, gak bisa nyamar gitu, hasil power juga cuma sama kaya pake CDI racing… capeeee de… :)

Ukuran lubang inlet direamer untuk menggapai puncak power di 12.000 RPM, maka dimasukin rumus, coret sana-coret sini, ketemu … mm hahahhahahahah :) itung dewe rek, wong rumus dah banyak ada gitu… Karburator kita pasok pakai PE28mm baru gress dari thailand yang rencana kita reamer ke 30mm hekekekeke… sadis! Intake pake merk SND, Pir Klep Made in Jepang, Rocker Arm pakai punya vega lama, gir timing pakai vega lama, pir kopling Smash Racing, kampas kopling Suzuki FR80 jepang, balancer 800gram, CLOSE RATIO gearbox, 13/36 – std – std – 20/22

Hufff… namanya ber-ikhtiar sampe bearing-bearing mesin pakai yang C3 SKF semua, supaya reduksi tenaga akibat gesekan resiprokal diminimalisir. Sekarang baru bisa bikin foto-foto seadanya nanti saja kalo proses perakitan kita bahas lagi…

Tetap sehat tetap semangat biar bisa modifikasi mesin kencang setiap hari

Gas Poll…!!!!

R.A.T MOTORSPORT INDONESIA

:: House Of Performance ::

Garage @ Tropodo Indah Blok N no.26-28,

Waru – Sidoarjo

085645577007

inlet porting full race

inlet porting full race

Cylinder Head disiapkan

Cylinder Head disiapkan

Read More..

KOREK MESIN TIGER SEMI RACE

Alhamdulillah… ada rejeki datang dari pulau seberang, seorang sahabat melayangkan sebongkah engine Honda Tiger untuk di utek-utek oleh mekanik-mekanik desa R.A.T :) dan yang datang kali ini bukan hanya mesin bebek seperti biasa, tapi mesin MACAN, yeah… it’s my favorite engine GL 200. Obsesi mengembangkan mesin kencang akhirnya tersalurkan kembali, karena kali ini ordernya tidak hanya upgrade performa biasa… sudah cenderung semi-race nih, harian tapi kencang! bahasa populer di majalah-nya : KOHAR, alias Korek Oke Harian Ala R.A.T, wahahhahahahha… tak karang dewe iki…

Order kali ini lumayan manteb, pertama sang empu minta order 300 CC buat tigernya, saya tidak menyanggupi dengan berbagai alasan, untuk mengejar kapasitas segitu dengan basic engine GL 200 akan lebih riskan, apalagi terbukti di arena balap ga ada tuh kelas 300 cc, adanya SPORT 200cc, dengan kelas para raja Free For All 250cc, jadi kenapa tidak meraskan sedikit adrenalin dari tunggan para RAJA di Arena Balap pada motor harian kamu bos…? Akhirnya MR.E setuju, dan kita kirim proposal modifikasinya, teken kontrak, duit di transper lewat wesel hahahhaha… ya gak lewat wesel kali, segitu amat, transfer ATM wae lah cepet.

Senang rasanya, karena mesin tiger adalah mesin favorit saya, dengan sepenuh hati, cinta kasih, maka saya berencana akan membenamkan piston 71mm ke dalam cylinder block Honda macan ini, kemudian rubah sudut klep dengan konfigurasi klep 33 untuk inlet dan klep ukuran 28mm untuk exhaust, dengan diameter batang klep tetep 5.5mm. Khusus untuk klep ini, kita buat special order custom, yang pasti nih klep buatan R.A.T udah lulus TK gitu…. hehehehhe, mungkin sudah setingkat S1, habis nyari klep TK mentok ukuran +1mm, itupun harganya setengah juta, males banget… :p tidak masuk dengan prinsip R.A.T, modifikasi tidak hanya sekedar kencang, tetapi harus murah meriah, halah… :)

Semua barang sedang dalam order hanya demi memuaskan hasrat Mr. E di Kalimantan nantinya, diantaranya : Reduksi Sekunder custom dengan rasio perbandingan 3,330, diharapkan semoga nanti waktu engine nyala dan dicoba bisa gampang ngangkat-ngangkat hahahahhaha… :p Kampas kopling 6 lapis dari standardnya yang cuma 4.5 lapis hehehehe -kan ada judder springnya- :)

Inlet port rencana kita buat downdraught agar bisa meloloskan ekstra pasokan campuran udara-bahan bakar ke silinder lebih banyak, dan diameter kita buat lebih besar di bagian dalam lain daripada biasanya, secara suplai gas segar akan dipasok karburator KOSO 34mm yang dilengkapi POWER JET untuk membantu putaran atas. Mesin pun dikirim ke manufacturing proses di tukang bubut untuk menyesuaikan dengan hitungan kita. Dan kita pun menunggu…

Inilah awal kedatangan mesin itu… semoga setelah lulus dari R.A.T engkau menjadi mesin yang kencang…

Amin.

R.A.T motorsport .: HOUSE OF PERFORMANCE :.

best regards,

d.swega [085645577007]

Read More..

KARBURATOR RACING MURAH MERIAH

KOSO CARB 34mm, Flat Slide, powerjet

diameter belakang =39mm,

diameter air filter =54mm,

MANTAB!!!

KOSO race carburetor dibangungun berdasarkan spesifikasi karburator KEIHIN, dapat dilihar dari ukurannya yang sedikit lebih kecil, lapison chromium pada skep karburator, dan Terowong udara di moncong karbu dibentuk melalui Computerized system milling. Disamping sangat mudah untuk disetel dan dinikmati hasilnya, harganya tidak terkalahkan murahnya dibandingkan Karburator Racing lain yang dipajang di etalase SpeedShop manapun :p

Sebuat pilihan alternatif menarik bagi penggemar MIKUNI untuk mencoba bermain di motor hariannya. Skep karburator bentuk huruf D, Rata di depan dan melengkung dibaliknya,

Karbu murah-meriah untuk mesin KOHAR : Korek Oke Harian Ala R.A.T , cocok lah untuk mengatasi rasio kompresi yang sudah melonjak dan camshaft + Porting yang sudah semi-race, call us for Koso Carb tuned by R.A.T

Koso 34mm di Bajaj Pulsar

Koso 34mm di Bajaj Pulsar


Yang ini Keihin 34mm aseli hehehe

KOSO CARB 34mm, Flat Slide, powerjet

diameter belakang =39mm,

diameter air filter =54mm,

MANTAB!!!

KOSO race carburetor dibangungun berdasarkan spesifikasi karburator KEIHIN, dapat dilihar dari ukurannya yang sedikit lebih kecil, lapison chromium pada skep karburator, dan Terowong udara di moncong karbu dibentuk melalui Computerized system milling. Disamping sangat mudah untuk disetel dan dinikmati hasilnya, harganya tidak terkalahkan murahnya dibandingkan Karburator Racing lain yang dipajang di etalase SpeedShop manapun :p

Sebuat pilihan alternatif menarik bagi penggemar MIKUNI untuk mencoba bermain di motor hariannya. Skep karburator bentuk huruf D, Rata di depan dan melengkung dibaliknya,

Karbu murah-meriah untuk mesin KOHAR : Korek Oke Harian Ala R.A.T , cocok lah untuk mengatasi rasio kompresi yang sudah melonjak dan camshaft + Porting yang sudah semi-race, call us for Koso Carb tuned by R.A.T

Koso 34mm di Bajaj Pulsar

Koso 34mm di Bajaj Pulsar


Yang ini Keihin 34mm aseli hehehe

Yang ini Keihin 34mm aseli hehehe


Koso 34mm di Yamaha Scorpio Z

Koso 34mm di Yamaha Scorpio Z


Yang ini karbu Keihin PE28mmYang ini karbu Keihin PE28mm
085645577007 for Price

085645577007 for Price

Yang ini Keihin 34mm aseli hehehe


Koso 34mm di Yamaha Scorpio Z

Koso 34mm di Yamaha Scorpio Z


Yang ini karbu Keihin PE28mmYang ini karbu Keihin PE28mm
085645577007 for Price

085645577007 for Price

Read More..